Orang Pinggiran : Kisah Nyata yang Memilukan

Apakah ada diantara anda yang kemarin sore menonton acara “Orang Pinggiran” Trans 7?

Bila saat anda menontonnya, masih ada rasa tidak percaya atau keraguan akan kebenaran kisah anak kecil penjual Gorengan bernama Vira yang dikupas di acara “Orang Pinggiran” itu, agaknya Anda harus mengunjungi Blora, Kota Kelahiran saya.. Di Blora, kisah seperti Vira merupakan kisah yang lazim dijumpai..

Banyak sekali anak yang bernasib seperti Vira, bahkan banyak yang jauh lebih menderita..

Ada yang hanya bisa bersekolah sampai SMP saja..

Ada yang hanya bisa bersekolah sampai SD saja..

Bahkan, Ada yang tidak bisa bersekolah sama sekali..

Hampir semua kisah putus sekolah itu berasal dari satu sebab,,

Tidak mampunya orang tua mereka membiayai mereka sekolah..

Karena alasan ini pula, saya bersama teman-teman alumni almamater saya, SMAN 1 Blora, membuat sebuah Yayasan bernama YAYASAN ALSA PEDULI..

YAYASAN ALSA PEDULI kami dirikan agar anak blora yang cerdas, pintar dan berprestasi -dibuktikan dengan masuknya mereka di Perguruan Tinggi Negeri dari Jalur SNMPTN & SBMPTN- dari berbagai sekolah di Blora, bisa melanjutkan pendidikannya di bangku Perguruan Tinggi..

Kami berharap, dengan mengantarkan anak-anak Blora yang cerdas namun tidak mampu ini lulus perguruan Tinggi dan menjadi sarjana, mereka bisa mengubah kehidupan diri, keluarga dan orang-orang di sekitarnya kelak..

Di tahun ini, YAYASAN ALSA PEDULI yang kami dirikan mendapat permintaan bantuan pembiayaan kuliah dari 14 anak cerdas namun Kurang mampu yang berhasil di terima di Perguruan Tinggi Negeri di seluruh Indonesia.. Berikut Profil singkat 3 orang diantaranya..

IMG-20130718-WA0000

Alvira Zulfa (berkaos merah), 18 Tahun, berhasil diterima di S1 UNDIP Jurusan adm.Bisnis

Alvira merupakan anak perempuan dari sebuah keluarga sederhana. Kedua orang Tuanya bekerja sebagai pedagang jajan di pasar tradisional, yang hanya menghasilkan beberapa ratus ribu rupiah perbulan. Rumah Alvira masih terbuat dari kayu yang telah lapuk disana sini, karena orang tuanya kekurangan dana untuk merenovasi rumah. Di tengah keadaan ekonomi yang demikian terbatas, Alvira tetap berani bermimpi untuk kuliah di Undip dan mengangkat keadaan ekonomi keluarganya. Sudikah kiranya Anda membantu perjuangan Alvira?

 

Mukti Hapsari

Mukti Hapsari

Mukti Hapsari (tengah, berjlbab hitam seperti ibunya), 18 tahun, diterima di S1 farmasi UNAIR

Mukti Hapsari merupakan contoh bukti nyata bahwa keinginan & tekad baja adalah kunci kesuksesan. Mukti Hapsari Dibesarkan hanya oleh ibunya saja karena ayahnya telah meninggal sejak ia kecil. Mirisnya, Ibunda Mukti Hapsari hanyalah seorang Pembantu Rumah Tangga (PRT), yang bergaji kurang dari 500ribu/bulan. Segalanya tampak berat baginya, namun perjuangan Mukti beserta ibunya, berhasil mengantarkannya masuk S1 farmasi Unair. Kisah Inspiratif perjuangan Mukti Untuk sekolah, membuat Relawan Alsa (Natria, kedua dari kiri) menangis ketika mendengar kisah nyata perjuangan Mukti, Maukah Anda meringankan beban Ibu Mukti dalam membiayai Mukti Kuliah di Unair Surabaya?

 

Luluk

Luluk

Luluk (perempuan, yang paling kiri), 18 tahun, diterima di FE UI

Luluk membuktikan bahwa modal bukanlah segalanya untuk sukses. Ayah Luluk hanyalah seorang penjual kopi di warung Kopi kecil di depan rumahnya sendiri, sedangkan ibunya bekerja sebagai Pembantu Rumah Tangga (PRT). Keterbatasan Ekonomi tidak menghalangi Impian Luluk untuk berkuliah di UI dan mengubah kehidupan keluarganya. Sudikah Anda membantu Luluk mewujudkan mimipinya?

 

 

Ketiga kisah diatas hanyalah puncak Gunung Es dari kemiskinan yang menjerat banyak diantara saudara sebangsa setanah air Kita. Dan Karena Pendidikan adalah salah satu jalan untuk mengentaskan kemiskinan dan mengangkat kehidupan seseorang, akan sangat mengecewakan bila anak-anak yang cerdas seperti mereka tidak bisa mewujudkan mimpinya, hanya karena sebab kurangnya uang..

Kami tau anda pun akan sudi membantu mereka..

Anda bisa membantu anak-anak ini, dengan mentransfer sejumlah uang ke BNI no.rek. 464620006 an. Yayasan Alsa Peduli atau rekening bank lain disini

Donasi anda akan sangat meringankan beban mereka,,

Yuk bantu mereka kawan.. :)

 

 

@dr_BramIrfanda

Perkembangan Pendidikan Anak-anak ini dan bagaimana penyaluran donasi, akan kami laporkan di situs Yayasan Alsa Peduli, AlsaPeduli.org

Kunjungi dan sebarkan kisah-kisahnya ya.. :)

Tagged: , , ,

Comments: 2

  1. Satria July 26, 2013 at 7:11 am Reply

    Mas, web Alsa peduli nya gak bisa di buka?

    • Bram Irfanda July 29, 2013 at 4:03 am Reply

      oya..kemarin ada perpindahan alamat web dari AlsaPeduli.com ke Alsapeduli.org , skrg alhamdulillah sudah bisa:)

Leave a Reply